Teknologi

Diperbaharui 13 Nov 2021

Migrasi Blog dari Wordpress ke Hugo

Meutia Rahmah
Meutia Rahmah

Alhamdulillah setelah semingguan berkutat dengan import konten akhirnya blog ini bisa pindah ke hosting baru. Nah yang membuatnya spesial dalam migrasi kali ini adalah teknologi blog yang dipakai benar-benar berbeda dari sebelumnya, plus ganti theme juga. Jadi selain tampilan, meutiarahmah.com literally punya teknologi baru juga. 😉

Kenapa Migrasi?

Dulu waktu pertama kali pakai wordpress saya menggunakan cloud hosting-nya dewaweb yang kece, jadi enggak ada alasan untuk kecewa dengan kinerja blog saya saat itu, hingga pada suatu waktu datanglah syndrom malas.

Tau kan gimana rasanya kalau sudah malas menulis di blog? alibinya bisa ribuan 😄 capek lah, gak enak badan, banyak kerjaan lah dan blah blah blah… Atas nama efisiensi diputuskanlah untuk pindah ke hosting yang lebih bersahabat dengan dompet.

Ah ternyata uang mah gak bisa bohong, selang beberapa hari setelah pidah ke lapak baru tiba-tiba saja email saya dipenuhi oleh notifikasi [Jetpack Monitor] www.meutiarahmah.com is not loading!. Parahnya beberapa saat kemudian blog mengalami down selama 3 hari tanpa bisa diakses. Setelah normal pun blog menjadi lemot. Jangankan bikin postingan, buka halaman saja susahnya minta ampun.

Website Statis

“Harus diapakan ya blog ini?” pikir saya… pindah lagi ke hosting bagus sama aja buang uang karena masih jarang menulis, tapi kalau dibiarkan pun sama-sama buang uang.

Secara kebetulan ada tawaran untuk menjadikan blog ini sebagai 'kelinci percobaan' yang intinya sih melakukan migrasi blog ini ke framework website statis bernama Hugo. Walaupun sempat ragu tapi pada akhirnya saya iyakan juga tawaran tersebut.

Kenapa Hugo?

Saya sendiri baru tahu tentang framework yang satu ini, karena memang kurang populer buat kalangan non-developer. Adapun yang membuat saya mau migrasi dari wordpress ke Hugo adalah beberapa kelebihannya yaitu:

  1. Zero dependencies. Saya tidak perlu lagi melakukan update atau khawatir akan galat yang disebabkan oleh plugin dan sumber kode inti karena di Hugo sendiri update hanya perlu dilakukan ketika kita membutuhkannya.
  2. Pre-render. Setiap halaman yang ada nantinya akan dibuat secara pre-render sebelum adanya permintaan dari pengguna, sehingga tidak ada lagi proses komputasi di server. Hal ini tentunya akan membuat browser lebih cepat untuk menampilkan halaman.
  3. Keamanan. Data akan berbentuk file markdown yang dalam pengelolaannya akan berjalan di lokal tanpa harus lagi login logout dari dashboard. Dengan begitu celah keamanan pun akan semakin mengecil.
  4. Gratis. Hugo adalah produk open source, dan infrastruktur yang diperlukan untuk teknologi ini seperti hosting dan yang lainnya bisa dinimati tanpa harus mengeluarkan biaya.

Kekurangan

Dalam praktiknya tentu ada hal-hal yang harus direlakan, misalnya yang paling terasa berbeda yaitu tidak adanya tampilan grafis saat mengelola konten, plus tidak lagi bisa update dan menambah tulisan di perangkat yang bukan milik saya.

Hugo
Jamstack
Static Site Generator
Wordpress

© 2021 Meutia Rahmah All Rights Reserved