Teknologi

Panduan dan Cara Menulis dalam Format Markdown

Meutia Rahmah
Meutia Rahmah

Mau coba-coba menulis dengan markdown? Kebetulan sekali nih karena saat ini saya pun sedang membiasakan diri dengan format tersebut, baik untuk kebutuhan konten blog ini ataupun yang lainnya.

Bagaimanapun semenjak migrasi ke Hugo otomatis saya harus move on dari kemewahan Gutenberg—rich text editor dari Wordpress ke sesuatu yang canggung, yaitu teks editor.

Markdown

Markdown adalah sebuah bahasa markah yang simple alias sederhana, bukan bahasa pemograman loh ya jadi enggak perlu terintimidasi oleh istillahnya ya. 😉

Menurut sejarahnya sih markdown ini dibuat supaya kita bisa menulis teks untuk keperluan web tanpa harus berurusan dengan HTML dan editor WYSIWYG di blog konvensional seperti Wordpress atau Blogger.

Sintaks yang digunakan betul-betul user friendly, mudah untuk digunakan sekalipun oleh orang awam yang gaptek. Bahkan saya bisa jamin kalau markdown lebih mudah dibandingkan teks editor blog.

Setahu saya beberapa sosial media atau blog publishing besar banyak yang sudah mengunakan markdown, diantaranya adalah Steemit dan Wordpress.com, bahkan Telegram versi desktop pun mendukung beberapa sintaks markdown.

Kalau Wordpress self-hosted bisa enggak? Bisa dong, dengan catatan harus install dulu plugin. Pilihannya banyak kok, salah satunya adalah Jetpack, tapi kalau mau yang lain silahkan ubek-ubek di halaman plugin Wordpress.org.

Nah biar enggak kelamaan ceritanya yuk langsung aja test tulisan pertama Kamu dalam format markdown.

1. Paragraf

Nah kalau untuk paragraf kita sama sekali enggak perlu menuliskan sintaks apapun tinggal buat jarak 1 baris kosong diantara tulisan maka markdown akan menganggap itu sebagai paragraf.

Ini paragraf pertama...
Ini paragraf kedua...

2. Heading

Untuk membuat judul atau heading tambahkan tanda # lalu diikuti spasi, tepat sebelum teks yang akan dijadikan judul.

# Ini heading H1
## Ini heading H2
### Ini heading H3
#### Ini heading H4

3. Cetak Tebal

Sisipkan tanda ** tepat sebelum dan sesudah teks yang akan dicetak tebal atau bold.

Ini teks biasa dan **ini teks cetak tebal dalam format markdown**

4. Cetak Miring

Sisipkan tanda * atau _ tepat sebelum dan sesudah teks yang akan dicetak miring atau italic

*teks yang dicetak miring* 
_teks yang sama-sama dicetak dengan gaya miring_

5. List

Untuk ordered list sintaks yang digunakan adalah urutan angka diikuti titik lalu spasi sebelum tepat sebelum teks. Sedangkan unordered list cukup dengan tanda * atau - lalu spasi sebelum teks. Nah, kalau untuk sublist cukup tambahkan spasi tepat sebelum sintaksnya.

1. Satu-satu aku sayang Ibu
    - sub list sayang siapa?
2. Dua-dua aku sayang Ayah

6. Tautan

Sintaks tautan terdiri dari dua bagian, yaitu anchor text dan alamat tautan itu sendiri. Nah, untuk membuat anchor cukup tambahkan [ sebagai pembuka di depan teks, dan ] sebagai penutupnya, lalu disusul dengan alamat tautan yang diapit ( dan ).

[blog Meutia Rahmah](https://meutia.net)

7. Gambar

Hampir serupa dengan tautan, sintaks gambar terdiri dari alternate text dan url dari sumber gambarnya itu sendiri. Apit alternate text dengan tanda ![ sebagai pembuka dan ] sebagai penutup. Untuk alamat gambar apit dengan ( dan ).

![alt teks gambar](https://images.pexels.com/photos/612891/pexels-photo-612891.jpeg)

8. Blockquote

membuat blockquote dalam format markdown relatif mudah, caranya tinggal memberi tanda > yang diikuti spasi tepat sebelum barisan teksnya.

> "How did you know so much about computers?” I didn’t, it was the first one” - Grace Hopper

9. Tabel

Membuat tabel biasanya menjadi hal yang membuat frustasi. Ketika menggunakan Wordpress saya harus menulis dalam format HTML atau menggunakan plugin. Nah, markdown lain cerita.

| Markdown      | Are           | Cool  |
| ------------- |-------------  | ----- |
| col 1 is      | cool          |   $1  |
| col 2 is      | too cool      |   $2  |
| cool 3 is     | dahlia        |   $3  |

Penutup

Menurut saya sih markdown lebih nyaman, dan enaknya kita bisa lebih fokus menulis tanpa perlu lagi klak-klik dan berurusan dengan tombol format teks, apalagi kalau mengunakan tablet dan smartphone. Gimana menurut kamu?

html
konten
markdown

© 2021 Meutia Rahmah All Rights Reserved